Wise in choosing the idol (siapa idola kamu?)

Euforia kompetisi X Factor masih sangat terasa dan membuat saya ingin menuliskan hal ini..

* that’s not the point of my writing, it just the beginning. Keep read untill the end, and you will find the purpose of my write ^ __ ^

Langsung seteleh nonton gala show yang ke tujuh ini, beberapa pemikiran mengalir begitu saja di dalam otak saya dan tak sabar rasanya ingin menuliskan hal itu. Jadilah pagi ini tepatnya pukul 2 dini hari, yang seharusnya saya terlelap tidur di kasur nan empuk namun tak jadi terealisasikan. Malah akhirnya beralih meninggalkan kasur dan berujung di depan netbook ini mulai merangkai kata demi kata. Okey, sekian sepertinya paragraf pembuka ini sebelum sampai kepada apa yang ingin saya sampaikan..

Who will eliminated between mika and gede bagus? This what I’m thinking before the judge decision

With my objective side I choose gede, but when I see the euforia and hear those women screaming, then suddenly I change my guess, of the subjective side to mika.

So my subjective think’s side win, Mika was choosen to be save by three judges and gede has eliminated

My thought that was pretty funny, is that from this two boys, mika’s X Factor is his cutty face (all that girl said *but not for me) and gede’s  X Factor is his western girlfriend (why the cameraman always shoot her? That was pretty weird I think, semacam norak *hhe). Come on… Factor X could come from anything right? and if they have to choose from the voice, I think it’s not for both of them. Okey it’s just my thought, don’t blame me. We all have our opinion right?

But what I wanna share is not about this X Factor competition, it’s just the background for what I want to write after this…

Mungkin ada yang setuju dan ada yang tidak setuju dengan pendapat saya di atas, ya kalau masalah itu terserah opini dan selera masing2, tidak ada yang bisa dipaksakan dan disamakan. Kali ini saya berpendapat memang faktor penonton dan penggemar mika yang sudah tidak dapat dipungkiri lagi menjadi salah satu pemicu ia masih terselamatkan sampai sekarang. DARI AWAL jujur saya tidak bisa melihat bagian mana dari diri dia yang memiliki X Factor dari sisi suara, dari tekniknya saja terlihat dia yang paling lemah dibanding yang lain (*berasa juri&berasa jago :p ) tapi lagi2 faktor sms tetap yang mempengaruhi keputusan.

Every girls was screaming of him “mikaaa… mikaaa….” every tweet was wrote about him “mika ganteng” “mika bikin melting” (-______-“) (hasssshhhh)

Beginilah wanita-wanita abg jaman sekarang… hahhaha *berasa tua

Eh tapi ini serius lohh, ini faktaaa… gak bisa dipungkiri lagi, apalagi euforia memuja cowo tampan mulai sangat terlihat di jaman serba K-lovers kaya sekarang. Korea merajalela dimana-mana, mulai dari drama romantis, boy band, and what ever about that. Kalau versi Indonesia ada Smash lovers, ariel lovers, sampe iqbal anggota coboy junior lovers. Yakaaann gak peduli umur, yang penting ganteng & lucu *eh.

Yaahh gak bisa dipungkiri, saya juga sempet ngidolain salah satu artis korea yang rada “WEW” gitu kalo diliat, sebut saja Lee min ho (hahha) tapi gak segitunya juga, kagum aja gara2 liat film nya. Setelah selesai merasakan efek melting habis nontonin filmnya, yaudah jadi biasa lagi.

What I really feel is.. (alasan saya tidak mau terlalu mengidolakan seseorang adalah)

Siapa dia sampe kita idolain dan kagumin sampe segitunya?

Siapa dia yang mesti kita cari tau profil, hobi, biodata, dan kegiatan2nya?

Siapa dia yang mesti buat kita nyari tau, penasaran, sampe ngoleksi foto dan poster dia?

Siapa dia yang buat kita tergila2 sampe terobsesi pengen jadi pasangan hidup dia, dihayalin sampe dimimpiin segala? (ada yang sampe segininya loh, ciyuuss ^_^)

Siapa dia yang sampe buat orang2 rela ngeluarin kocek lumayan gede dan rela berdesak2an demi liat dia langsung di konsernya?

Siapa dia yang bisa ngebuat wanita2 jerit2 histeris bahkan sampe ngeluarin air mata pas ngeliat dia secara langsung?

Sekedar kagum sih fine2 aja, tapi untuk menjurus ke addicted, fanatik, dan semacamnya “doesn’t really worth I think”

Yang dikagumin itu apanya sih? Tampangnya? Suaranya? Actingnya? For what?

Buat apa itu semua? Ada yang guna gak itu semua buat kehidupan kita kalo sampe ada yang “going crazy” Cuma karena habis liat konsernya atau habis nontonin video klip nya. Yaaa, gak melulu ke cewe sih kalo masalah mengidolakan seseorang kaya gini, cowo juga ada tapi seringnya yang fanatik sampe teriak2 histeris yaa cewee, Kaum hawa.. kalau cowo yang teriak2 ya perlu dipertanyakan juga kejantanannya *hhaha

What I really wanna say is…

We have to think smart and choose who deserves to be our idol…

Sosok yang kaya gimana sih yang patut dikagumin? Bagian mananya sih yang mesti dikagumin? Keuntungannya apa kita ngagumin dia? Ngasih dampak positif gak sih buat kita? Buat kita jadi berkembang lebih baik gak sih?

So.. so.. answer that quetion. Is that our idol is good enough to be the real idol? Is he (the idol) give us the positive impact? If you think to have an idol, don’t have to be this serious, just enjoy and having fun for this kind of thing. I don’t think so…

Sesuatu yang kita sukai dan kita elu-elukan pasti lambat laun bisa berpengaruh dengan apa yang kita perbuat nantinya.

Coba kalau kita mengagumi seorang pengusaha sukses, pasti inspirasi ada aja kan yang ngebuat kita terpacu buat ikutan sukses juga, mengagumi seorang motivator islami, pasti terpacu ingin menjadi lebih baik. Apapun itu kalau positif nilainya, akan ada manfaatnya buat kita juga.

But to be honest and to be wise we all know who is the person that was the best man we have to admired, the best person to be an idol..

Tidak lain dan tidak salah lagi ialah Rasulullah SAW or our prophet Muhammad SAW. We all know about this, but almost we forget how to act if we choose him as our idol. Bukan hanya dengan kata2, kita mengatakan idola utama kita adalah rasulullah, tapi juga dengan perbuatan. Bukannya begitu? Mengikuti sunnahnya dan segala perintah yang diterimanya dari Allah. Apakah kita sudah menjalankan segala sunnah dan ajarannya? Masih banyak yang terlupa dan yang terlewat kan pasti? Saya juga masih belajar, kita semua belajar untuk terus menjadi lebih baik bukan?

So what’s the conclusion of my writing today?

Yapsss,, silahkan kalian mengidolakan seseorang tapi pada tempatnya dan jangan terlalu berlebihan. Karena idola yang paling baik ialah Rasulullah dan orang2 yang bisa memacu kita menjadi lebih baik lagi.. Jangan sia-siakan waktumu untuk mengelu-elukan dan mengulik kehidupan seseorang yang bahkan tidak mengenal dan tidak peduli siapa dirimu. Bagaimana dengan rasulullah? MasyaAllah, bahkan sampai akhir hayatnya dia masih mencemaskan kita umatnya, “Ummati.. Ummati.. Ummati..” itu yang beliau katakan sebelum ajal menjemputnya. Begitu sayangnya beliau terhadap umatnya, bahkan sampai akhir hayat dia masih menghawatirkan keadaan umatnya nanti sepeninggal beliau. Sosok idola seperti apalagi yang kita harapkan, sepertinya beliau sudah cukup sempurna sebagai sosok idola kita umat Islam.

Thanks for the reading

Mohon maaf atas segala kesalahan tulisan saya diatas, I still learning.. ^_^

2 thoughts on “Wise in choosing the idol (siapa idola kamu?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s