Belajar Berjilbab Syar’i

2columnblog-000-Page-1

Masih lekat dalam ingatan saya, bagaimana cara saya berpakaian dulu. Benar-benar mengikuti trend mode, tidak mau terlihat cupu dalam berbusana. Apalagi saat lagi jamannya mode-mode hijabers, dimana dengan berkerudung pun kita masih bisa terlihat gaya dan modis. Lihat saja koleksi pernak pernik saya ini untuk menambah hiasan dalam berbusana.

2columnblog-000-Page-1Tidak mau munafik, dulu saya juga melihat wanita-wanita yang berpakaian serba besar dan longgar dengan pandangan agak gimanaa gitu, terlalu alim (malah bagus ya justru,hhe). Rasanya kok ya, buat menjadi seperti itu butuh iman dan ilmu agama yang kuat dulu dan saya merasa belum sampai ke level situ. Saya rasa dengan sudah berkerudung saja, ya sudah bagus. Istilahnya sudah melaksanakan perintah agama. Padahal kan seharusnya berkerudung itu gak Cuma menutupi rambut dengan sehelai kain ya… sesuai dengan ayat berikut ini nih:

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)

“…Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya…” (QS An-Nur : 31).jilbab

Hmm.. sebenernya saya udah tau dengan perintah berhijab yang sesuai syar’i seperti ini, tapi mata batin saya seperti tertutupi. Kecongkakan khas manusia yang tidak mau mengikuti aturan agama dengan sempurna. Selalu ada kata tapi untuk sesuatu yang sebenarnya baik. Orang tua saya dari dulu selalu ngingetin, gak ada capenya buat nyuruh saya gak pake celana jeans yang ketat-ketat kaya jaman sekarang (jeans model pensil, menyempit sampe ke betis), tapi bandelnya saya dulu selalu menyanggah dengan alasan “kan banyak yang make celana jeans kaya begini, emang modelnya ngepress kaya gini mau diapain lagi” ya Allah istighfar deh inget yang dulu-dulu, diingetin yang baik-baik kok malah ngasih alesan yang gak masuk akal sebenernya. Yakali, pake celana jeans karena gak ada pilihan lain. Padahal kan banyak pilihan dibanding harus pake celana jeans yang gak sesuai syar’i kaya gitu. Pake rok misalnya, atau pake celana bahan kalau gak ada rok nya. Yang jelas tidak ngetat dan ngebentuk kaki banget.

SAM_7886

berubaaaahh

SAM_7888

“The change is good”

Setidaknya ambil sisi positifnya lah ya, kalo masih susah buat ngubah mindset sesuatu yang ‘udah biasa’ misalnya: “pahanya jadi gak keliatan gede kan dengan gak pake celana yang ngetat”, “mata cowo jadi gak bandel ngeliatin bagian belakang (maaf) pantat kamu, pas jalan didepan mereka”, “kaki kamu bisa lebih napas dengan pakaian longgar, mencegah kanker katanya sih”, dan masih banyak sisi positif lainnya.

180868_1815010383561_3757583_nTerus kerudung itu harus terurai menutupi dada, dulu saya orangnya suka yang simple-simple aja. Ujung-ujung kerudung dilampirin di pundak aja, tanpa bros sekalipun. Terus pas udah jamannya kerudung hijabers, saya juga ikut-ikutan ngerempongin cara make kerudung saya. Baik yang kerudung segi empat atau kerudung yang kaya plasmina. Bosen cara lama, jadi ganti-ganti gaya kayanya seru juga. Sampe-sampe temen-temen minta diajarin cara pake kerudung yang ribet kaya gitu, yang butuh pentul banyak dan mesti ditusuk sana sini biar gak kemana-mana. hahahaha…

Tapi tau gak sih, Allah gak pernah liat seberapa ribet cara lo make kerudung. Udah cape-cape dan berlama-lama buat make kerudung gak akan ada nilainya di mata Allah kalau esensi buat menutupi kepala dan mahkota rambut itu gak dapet sama sekali. Esensinya itu menutupi kepala berikut rambutnya dan terjulur sampai menutupi dada,  tidak tipis/ transparan sampai terlihat bayangan rambut ataupun lehernya, serta tidak membentuk punuk unta (baik terbentuk karena cepolan rambut yang terlalu tinggi, kuncir rambut yang besar, ataupun yang ada karena bentuk dari daleman kerudungnya).jilbab-kerudung-punuk-unta-terlarang

biarawati-

Berkerudung itu sebenernya mematuhi perintah Allah kan ya, tapi kita memahami aturannya itu kebanyakan Cuma setengah-setengan aja. Gak mau mempelajari atau bahkan gak mau mengerti apa maksud dari perintah itu. Setelah memahami semua ini, saya jadi mengerti sebenernya iya juga sih ya, kok seperti terlihat percuma aja make kerudung tapi masih transparan, gak nutupin dada, nutupin rambut juga enggak wong transparan keliatan gitu rambut nya melambai-lambai pas kepala goyang-goyang. jilbab3Sedikit curhat, dulu saya berfikir saya memakai kerudung karena perintah Allah dan itu memang kewajiban, taukan esensi kewajiban itu kalo gak dilaksanakan ya berdosa. Tapi saya masih mengingkari suruhan Allah yang sebenarnya tentang makna berjilbab itu, saya masih menimbang-nimbang masalah duniawi yang dimana kalau saya berjilbab yang sesuai syar’i saya akan terlihat terlalu alim, gak gaul, dsb. Saya masih ingin dilihat manusia, seperti tidak ikhlas berjilbab hanya karena Allah. Tapi berjilbab karena kewajiban Allah dan tetap harus terlihat menarik di mata manusia.  Jujur aja memang itu yang saya rasakan dulu…

jaga-pandangan

Sebagai wanita, saya tahu anda pun juga sepertinya tahu pria itu gampang tergoda imannya karena wanita. Entahlah saya bukan pria, tapi saya tahu bagaimana pikiran pria-pria itu. Saya banyak tau dari teman-teman terdekat, yang pria tentunya. Saya tau seperti apa saja obrolan mereka disaat sedang berkumpul. Yaaahh bergaul dengan banyak tipe teman yang berbeda-beda banyak memberikan saya pelajaran. Baik teman yang membawa pengaruh baik ataupun sebaliknya. Obrolan mengenai fisik wanita pasti kadang ada saja dibalik obrolan mereka, bayangkan di depan saya yang sorang wanita saja mereka bisa membicarakan masalah sensitif itu atau paling tidak didalam pikiran dan otak mereka masing-masing mereka bisa memunculkan imajinasi mereka sendiri .hha.. Gak mau terlalu frontal membicarakan masalah ini, tapi ini fakta yang harus wanita tau nafsu pria itu memang besar, yaitu 9:1 dibanding dengan wanita. Nah makanya kita sebagai wanita, harus pintar-pintarlah menjaga diri. Pria itu gak akan macem-macem sebenernya kalau gak dipancing. Mancing mereka emang gimana caranya? Cukup dengan cara berpakaian aja sih sebenernya. Jadi khayalan mereka akan terbatasi, soalnya apa yang mau dihayalin orang semuanya tertutup. Tertutup kalau kita memakai jilbab sesuai syar’i kalau masih kerudung gaul yang ngebentuk sana-sini, yaaa itu sih masih bisa dibayangin. Tapi gak semua pria kaya gitu kok, mereka yang imannya kuat pasti menjaga pandangan dan pikiran yang kaya begitu-begitu.

loweringyourgazes

Jadi esensinya satu lagi nih tentang perintah Allah yang menyuruh kita menutupi tubuh ini dengan sebenar-benarnya, yaitu untuk menjaga kita dari mata-mata tidak bertanggung jawab sehingga kita bisa terhindar dari segala bentuk kejahatan. Ah pokoknya yang pernah tau, pernah kenal, atau bahkan pernah berpengalaman pasti tau lah ya gimana cowo-cowo itu dengan pemikiran atau bahkan tindakannya. Hehe

Sekarang udah clear lah ya, masalah apa aja yang harus dirubah kalau mau sesuai sama perintah Allah. Diingetin lagi deh, yang longgar, tidak tipis, tidak berbentuk, menutupi dada. Nah sebenernya masih ada lagi, walaupun terlihat sepele tapi akan lebih sempurna kalau ikut dilengkapin juga. Aurat yang boleh diperlihatkan wanita itu Cuma dua bagian: muka dan telapak tangan. Berarti telapak kaki juga jangan lupa ditutup, jangan lupa dipake kaos kakinya ya. terus kalo Cuma telapak tangan yang boleh diliat berati dari pergelangan tangan keatas juga harus ditutup secara sempurna. Terutama buat saya yang tangannya lumayan panjang, kadang panjang lengan baju suka ngatung makanya bisa diakalin pake manset yang buat tangan aja. Kalau yang ini bukan masalah aurat lagi sih, tapi pelengkap yang sebenernya saya juga masih suka bandel ngelanggar(hhe), yaitu masalah wangi-wangian. Wanita itu dilarang memakai wangi-wangian yang terlalu berlebihan, karena bisa mengundang nafsu pria katanya. Terus tidak boleh make up yang terlalu berlebihan.(tapi kalau lagi acara nikahan gitu boleh gak ya? hmm).

SAM_7882

dipake manset tangannya

S6300901

kaos kakinya juga biar kaki gak belang (hhe)

hijab makeup

kalo make up jangan lebay-lebay ah (kaya habis ditonjok,hhe)

Intinya ladies.. Allah itu menyukai kesederhanaan, kecantikan kamu dan kalian semua para wanita bukan terletak di balutan pakaian ataupun wajah yang mempesona. Tapi dari sini (nunjuk hati) dari dalam, inner beauty. Karena secantik-cantiknya perhiasan adalah wanita yang sholehah. So itu semua pilihan hidup kamu, mau dilihat sama manusia atau sama Allah? Mau mentingin dunia yang sebenarnya fana atau akhirat yang kekal abadi? Mau yang rumit atau yang simple? Mau dapetin pria yang Cuma liat fisik kamu doang tapi bisa aja jelalatan sama yang lain atau mau dapetin pria yang ngeliat kamu karena kesolehan kamu?

me

Islam dan ajarannya itu indah kok, selalu ada hikmah di balik setiap perintahnya🙂

One thought on “Belajar Berjilbab Syar’i

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s